“STILASI”
| Di Posting oleh Indah Nur Hidayana | Dari http://richo-docs.blogspot.co.id/2011/12/tutorial-menggambar-stilasi.html |
Ornamen
pada umumnya mempunyai bentuk yang tertentu, dapat berupa segi tiga, segi
empat, lingkaran, dan sebagainya. Alangkah susah dan sulitnya untuk menerapkan
bentuk-bentuk dalam keadaan asalnya, yakni secara naturalistis ke dalam bidang
hias yang tertentu pula bentuknya tanpa mengadakan penyesuaian atau
perubahan-perubahan terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu mengadakan
penggubahan pada motif-motif tersebut sehingga menjadi bentuk ornamental,
artinya memiliki sifat-sifat sebagai hiasan.
Penggayaan
bentuk atau penggambaran dari bentuk alami menjadi bentuk ornamental
disebut stilasi, sedangkan gambarnya disebut gambar stilasi yang
dapat diartikan sebagai bangun hias yang menggambarkan sesuatu dan akan disusun
pada bidang hias. Bentuk sumber penggambaran disebut motif.
Menstilasikan bentuk berarti menggambarkannya dengan ketentuan sebagai berikut
:
1. Memberikan
bentuk yang tegas
2. Memiliki kesan
datar
3. Bentuk
oranamental yang indah
4. Tidak
meninggalkan ciri-ciri yang mendukung karakter motif atau bentuk
sumbernya.
Ada dua permasalahan yang perlu diperhatikan dalam membuat stilasi,
yaitu bangun luardan isen. Bangun luar sebagai
bangun utama atau bentuk luar gambar stilasi, sedangkan isen sebagai
kelengkapan dari bentuk keseluruhan dan ciri serta sifat khasnya sekaligus
untuk menambah nilai variasi dan daya tarik.
LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN GAMBAR STILASI :
1. Menentukan
pilihan motif ikan
yang akan diwujudkan menjadi stilasi, misalkan motif
binatang .
2. Penggambaran
Bangun Luar
Fungsi stilasi sebagai unsur yang diisikan pada bidang hias maka
penggambaran bangun luarnya kemungkinan pertama dapat berbentuk bebas dan
kemungkinan lain dapat mangacu pada bentuk bidang hiasnya, baik berbentuk
geometris maupun nongeometris
Penggambaran
Bangun Luar
3. Menyempurnakan
dan melengkapi bagian-bagian Bangun luar dengan cara membagi-bagi atau
merajang bangun luar sesuai dengan bentuk-bentuk bagian motifnya.
Penyempurnaan
Bentuk Bangun
4. Pemberian
Isen
Agar lebih indah dan menarik, gambar stilasi perlu dilengkapi dengan
isen-isen berupa variasi titik, garis, blok, dan warna dengan memperhatikan
ciri serta sifat khas sumbernya.
5. Finishing
Dengan membersihkan bagian yang tidak diperlukan dan menyempurnakan
bagian-bagian bentuk, garis, blok dan warna sehingga penampilannya menjadi
rapi, bersih dan menarik.
Selanjutnya
dapat dicoba menggambar stilasi dengan berbagai motif lain seperti : motif
tumbuh-tumbuhan, binatang, manusia, benda-benda peralatan, makhluk khayal dan
motif geometris. Proses dan
tahapan menggambar stilasi seperti tersebut di atas tidak bersifat mengikat,
maka berbagai kemungkinan lain dapat dilakukan untuk mencapai kesempurnaan
hasil sesuai dengan gagasan dan kreativitas masing-masing.
Kali ini mungkin itu saja kutipan ulasan info tentang
‘’STILASI’’ yang saya dapat paparkan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi
kalian pecinta SENI RUPA.
TERIMAKASIH
ATAS KUNJUNGANNYA, NANTIKAN ARTIKEL SAYA BERIKUTNYA YA... >_<











Tidak ada komentar:
Posting Komentar